Kamis, 05 Juni 2008

BBM Naik...!!

Rasanya posting saya ini sudah terlambat untuk memberikan komentar terhadap kenaikan BBM. Yah...tetapi kita tidak boleh terus meratapi masalah ini. Hidup terus berjalan tanpa henti. Artinya kita tidak boleh menyerah begitu saja.
Kami mencoba untuk bernegosiasi dengan berbagai pihak yang terkait dengan bisnis kami (termasuk istri saya di www.ibu-bisnisdarirumah.blogspot.com). Negosiasi, diskusi, kreativitas dan solusi senantiasa kami kedepankan untuk kepuasan pelanggan. Pelanggan adalah jantung dalam bisnis. Kami selalu melihat jauh ke depan, dan segera menentukan langkah-langkah ke depan untuk melakukan pendekatan-pendekatan positif kepada pelanggan.
Sampai saat ini pun senantiasa kami melakukan diskusi dan pemahaman secara mendalam dengan relasi bisnis kami. Sehingga ketika sebuah kesepahaman tercipta, maka keikhlasan masing-masing pihak dalam deal bisnis dapat terlaksana dengan baik.
Tetap semangat......jangan mudah menyerah....jangan cepat putus asa, komunikasikan dan pasti ada jalan keluar.....!!!
Salam Sukses....!!!

Kamis, 08 Mei 2008

Customer Satisfaction

Hmmm, sudah lama tidak posting nih. Rasanya kangen banget.
Ada beberapa hal yang membuat saya menjadi semakin kuat keinginan saya untuk terjun di dunia bisnis. Salah satu faktor tersebut adalah dukungan keluarga. Dukungan istri dan kedua anak saya tercinta. Kerelaan mereka untuk tidak bertemu beberapa waktu karena ayahnya sedang keluar kota, sedang menemui klien di waktu yang seharusnya saya ada bersama keluarga, tidak bisa menemani makan malam bersama, dan sebagainya menurut saya adalah suatu pembelajaran untuk ikhlas.
Saya yakin bahwa dengan keikhlasan hati, Allah SWT akan memberikan perhatian lebih mendalam terhadap hamba-Nya. Setelah beberapa waktu menjalani bentuk-bentuk pembelajaran ketidakbersamaan bersama keluarga, efeknya memang banyak klien yang melakukan deal-deal bisnis. Tidak hanya dari daerah sekitar kota tempat tinggal kami, tetapi juga dari Papua, Samarinda, Balikpapan, Lampung, Depok, Semarang, Jakarta, Solo, Cepu, dsb.
Masing-masing customer memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada yang "gerakannya" cepat, ada yang slowly but sure, ada yang just say hallo, dsb. Terkadang pemesanan terhadap tas, misalnya yang pernah kami tuliskan dalam web kami, bahwa pemesanan minimal 10 hari efektif. Ternyata mereka berkeinginan untuk 3--5 hari mendatang barang sudah jadi. Ya... dari satu sisi kami harus memberikan layanan prima terhadap customer, di satu sisi kami harus melakukan percepatan pekerjaan dengan team kami. Dan ini perlu komunikasi. Tidak bisa customer saja yang kita perhatikan, tetapi juga kekuatan team apakah mampu melakukan atau tidak.
Saat-saat pertama kali akselerasi bisnis memang team kita menjadi sangat tertatih-tatih. Namun saya yakin ini adalah "kawah candradimuka" team kami. Tempan-tempaan yang terkadang membuat kami merasakan suatu ketidakmampuan untuk melakukan, kami jadikan sebuah tantangan, kami jadikan sebuah ajang kompetisi untuk mampu melakukan upaya-upaya pemenuhan target. Kondisi ini kami yakini akan semakin membuat team kami solid.
Ketika kita mampu menilai kekuatan team kita sendiri, maka kita pun akan mampu memberikan pelayanan optimal kepada customer. Mengkomunikasikan sesuatu dengan dua arah adalah langkah bijak dalam deal bisnis.
Salam sukses.......!!!

Minggu, 23 Maret 2008

Tawaran Dari Sahabat Satu Kota

Ada satu customer perusahaan tempat saya bekerja secara tidak sengaja melihat weblog yang saya buat. Sebutlah namanya "Pak Dion". Pak Dion bekerja di sebuah industri besar (PMA). Tidak sengaja beliau melihat weblog dan kisah perjalan bisnis saya. Kemudian beliau menelpon saya. Subhanallah, meskipun saya baru 2 kali ketemu dengan beliau tetapi rasanya sudah seperti sahabat lama saya. Ini adalah sesuatu yang tidak terduga juga bagi saya.
Beliau sangat tertarik untuk bekerjasama dengan saya di dunia "maya" alias internet. Dan beliau sudah 2 kali menelpon saya menyatakan ketertarikan tersebut. Terus terang karena kesibukan kami berdua, kami belum sempat diskusi di "darat". Jadi masih sebatas telepon. Tetapi saya yakin dalam waktu dekat saya akan silaturahmi ke rumah beliau untuk deal kerjasamanya.
"Pak Dion", jika Bapak membaca posting ini tentu Bapak tersenyum. Jangan khawatir Pak, saya akan support Bapak sehingga kita bisa maju bersama-sama. Salam buat keluarga di rumah. Dalam waktu dekat saya pasti silaturahhim ke rumah Bapak.
Salam Sukses.....!!

Tawaran Kerjasama

Berawal dari weblog sederhana ini beberapa tawaran kerjasama bermunculan. Mulai dari tawaran sebagai project officer, event, mendirikan lembaga training & konsultan, advertising, hingga property. Ya.... tawaran-tawaran tersebut cukup menarik. Tetapi saya harus pilah yang sesuai dengan kapabilitas saya. Karena saya khawatir jika semuanya saya kerjakan maka saya tidak akan bisa fokus, sehingga semakin kacau. Tetapi saya mencoba untuk merumuskan alternatif strategi tertentu untuk jangka panjang jika ternyata tawaran-tawaran tersebut pun mampu saya raih semuanya. Saya belum bisa ungkapkan di posting ini, tetapi dalam benak dan analisa telah memiliki ranah perencanaan taktis.
Semoga saya bisa melaksanakan planning ini. Amin....!!
Mohon do'a dan restunya....

Mulai Menemukan Titik Nol Bisnis

Tanggal 11 Maret yang lalu adalah hari ulang tahun anak saya yang kedua yaitu Aulia Rizky Rachmania. Ulang tahun yang ke-6. Saat itu saya belum memberikan kado buat si kecil tercinta. Saya masih akan menjanjikan beberapa hari nanti. Dan ketika beberapa hari tersebut saya belum memberikan juga, ternyata daya ingatnya cukup tajam juga dan kemudian saya ditagih kadonya. Ya... akhirnya saya memberikan kado tersebut bagi kebahagian putri tercinta saya. Hmmmm..... Selamat Ulang Tahun Anakku Tercinta, Semoga Apa Yang Engkau Cita-Citakan Kelak Akan Tercapai.....!!! Amin.
Nah, ini catatan perjalanan hidup kami sekeluarga selanjutnya. Bahwa semenjak istri saya melaunching weblog dan mendapatkan banyak kenalan atau relasi dari seantero nusantara, rasanya istri saya mulai menemukan sebuah titik nol dalam berbisnis. Karena sebelumnya, istri tercinta saya sama sekali belum melakukan aktivitas bisnis secepat ini.
Ya, ibarat offroad atau formula 1, hal ini merupakan garis start yang mana kami telah melakukan tarikan gas cukup besar. Setelah titik nol, tentunya bisnis ini akan melalui meter pertama-kedua-ketiga-keempat dan seterusnya. Dimana lintasannya tentu tidak semuanya mulus, pasti ada kerikil, tikungan, tanjakan atau bahkan jalan turun. Tetapi niat kami sudah cukup kuat bahwa ketika pedal gas sudah diinjak, maka kemudi sudah harus diarahkan pada posisi yang tepat dan rem akan kami injak pada saat yang tepat pula. Tetapi yang menjadi lebih kuat motivasi kami, bahwa track atau lintasan yang akan kami lalui nanti "tidak akan pernah ada garis finishnya", sehingga yang ada hanya paddock saja. Kami harus tetap mengatur irama pedal gas, arah kemudi, mengatur kopling dan persneleng, serta menentukan besarnya pijakan rem. Go, go, go.......!!!!

Minggu, 17 Februari 2008

Istri Tercinta Mulai Bisnis Melalui Internet

Melihat saya bergeliat bisnis di dunia maya, eh ternyata istri tercinta mengikuti jejak saya untuk membuat weblog. Memang istri belum terlalu mengenal weblog, tetapi saya terus berusaha untuk mengenalkan pada dunia internet.
Saya mencoba untuk melayout weblog istri saya dengan nama: http://www.ibu-bisnisdarirumah.blogspot.com/, dan http://www.spreidanbedcover.blogspot.com/. Memang usaha ini tidak terlepas dari upaya istri untuk tetap dirumah tetapi sambil bisa berbisnis. Sehingga anak-anak juga mendapat kasih sayang cukup banyak.
Setelah saya launcing akhir Januari 2008 yang lalu, eh ternyata pertengahan Februari sudah banyak tawaran dari Surabaya sendiri, Sidoarjo, Lampung, Kalimantan, Klaten, dan berbagai kota lainnya. Dan ternyata mereka semua ibu-ibu juga. Sukses deh untuk kaum ibu........!!
Mohon do'a restunya semoga usaha kami ini mendapat ridho Allah. Amin...!!

Rabu, 26 Desember 2007

Tutup Tahun Yang Menegangkan

Bulan Desember tahun 2007 menurut saya adalah sebuah bulan tutup tahun yang penuh dengan berkah, penuh dengan ketegangan, penuh dengan limpahan nikmat-Nya. Banyak peristiwa-peristiwa yang tidak terduga saya alami, baik secara pribadi maupun dalam sektor bisnis.
Salah satu peristiwa yang berhubungan dengan pribadi adalah bahwa saya telah berhasil melewati sebuah ujian tesis dengan baik. Bersama dengan ketiga teman saya (satu kelas hanya 4 orang) yang senantiasa saling memberikan dorongan dan semangat untuk tetap tegar menghadapi segala rintangan dalam pengerjaan dan bimbingan tesis. Terkadang satu dari teman kami sudah down dan patah semangat untuk melanjutkan penelitian, tetapi teman yang lainnya segera memompakan semangat. Sehingga muncul kembali spirit untuk menyelesaikan penelitiannya.
Waduh....memang sempat membuat saya stress juga, bahkan saya pun sempat gamang, hmmm....apakah saya mampu untuk menyelesaikan tesis ini? Melihat dosen pembimbing yang titelnya sudah profesor ditambah dengan sederet titel panjangnya, wah..... keder juga. Tetapi dalam hati saya pun pernah terbersit, nah... ini tiba saatnya "ngangsu kawruh" kepada ahlinya.
Pemompaan semangat yang paling berperan adalah dari diri sendiri, istri dan anak-anak saya disamping teman-teman satu kelas. Tanpa dorongan keluarga mustahil bisa selesai. Saat melihat anak-anak saya semangat banget untuk mandi pagi dan kedinginan lalu berangkat sekolah tanpa mengeluh, membuat saya semakin giat menyelesaikan penelitian saya. Melihat istri saya yang tanpa kenal lelah mengantarkan anak-anak saya berangkat sekolah, membuat saya semakin menjadi-jadi untuk segera menyelesaikan studi.
Dan akhirnya, tangal 15 Desember hari Jum'at yang lalu saya dengan langkah tegap menghadapi 2 orang profesor dan satu orang doktor untuk mempertanggungjawabkan tesis saya. Ya...., saya ujian tesis. Jadwal ujian tesis mulai jam 14.00, dan wow.... selesainya jam 18.00. Hmm cukup lama ya...... Sebenarnya nggak, hanya nunggu sang profesornya yang cukup lama. Bersama ketiga teman saya, semuanya tampak tegang menunggu giliran ujian.
Namun akhirnya semuanya kelar dan legaaaaa......... banget. Nah sakarang tinggal sedikit revisi lalu konsultasi lagi dan beres. Tinggal menunggu wisuda di bulan April 2008 mendatang. Terimakasih istriku dan anak-anakku tercinta, terimakasih para sahabatku, terimakasih teman-teman yang telah membantu saya, dan semuanya yang secara langsung maupun tidak secara langsung berperan dalam proses penelitian saya. Sukses............untuk semua........!!!